Tangsel

November 15, 2010 at 2:27 am 1 comment

Apa kesan pertama anda kalau sudah pernah pergi ke Tangerang Selatan? Bagi saya, kota yang lebih dikenal dengan singkatan Tangsel ini identik dengan macet. Ruas jalan raya nya kecil tidak sebanding dengan kepadatan arus kendaraan. Kota ini dipenuhi dengan perumahan. Mereka sebagian besar  adalah kelas menengah yang akan memadati pusat bisnis Jakarta di siang hari. Kota ini memang perlu penanganan khusus sebagai daerah penyangga utama Jakarta. Untuk itu, pembentukan Kabupaten Tangerang Selatan diharapkan bisa menjanjikan kemajuan.

Hari ini saya ke Tangsel dalam rangka melantik pengurus Peradah Kabupaten. Pelantikan Kabupaten yang langsung saya tangani sebagai ketua Peradah Nasional karena pengurus Provinsi Banten belum terbentuk. Sudah sejak lama terjadi pertentangan akan kehadiran Peradah di provinsi Banten. Latar belakangnya adalah perseteruan lama antara Peradah dan Pemuda Hindu Indonesia (PHI). Kemarinya, Peradah yang dikonotasikan lekat dengan politik menjadi alasan ditentangnya Peradah berdiri di Banten. Ditengah kebebasan untuk berorganisasi yang begitu besar di republik ini, pertentangan seperti ini adalah cerita kuno yang tidak produktif. Apalagi mereka yang menolak adalah pengurus Parisada Banten.

Sebentar lagi Tangsel akan memilih pemimpinnya yang pertama. Ada empat kandidat Bupati yang bertarung. Muka muka mereka yang menebarkan janji janji harapan kemajuan telah memadati jalanan tangsel. Pohon, tembok, mobil penuh ditempel dengan muka para kandidat, mengingat waktu pemilihan sudah seminggu lagi. Mudah mudahan biaya besar yang keluar untuk penctraan ini tidak dibebankan kepada rakyat tangsel oleh pemimpin terpilih. Jangan ada penyunatan APBD dan juga korupsi untuk mengganti ongkos sepanduk yang ribuan jumlahnya.

Pelantikan Peradah Tangsel dilaksanakan di Perumahan Panorama Serpong. Di sekretariat Dewan Pimpinan Kabupaten Peradah Tangsel yang baru. Tempat ini merupaka sumbangan dari Ketut Sudia. Seorang aktivis sosial yang banyak berkontribusi bagi kemajuan komunitas. Selain sebagai sekretariat Peradah Tangsel, tempat yang dia sumbangkan juga akan menjadi taman bacaan. Nama taman bacaannya adalah Saraswati. Sebelum acara peresmian taman bacaan dan pelantikan pengurus Peradah Tangsel berlangsung, dilaksanakan lomba lomba khusus bagi anak  sekitar komplek perumahan. Acara ini berlangsung meriah dan ramai sekali. Kegiatan berangkai ini telah menjadikan pelantikan Peradah Tangsel sebagai pelantikan Peradah yang paling ramai dihadiri anak anak.

Saya melihat muka muka penuh harapan dari para pemuda Tangsel yang baru dilantik. Muda dan penuh motivasi. Dari mereka kreasi baru diharapkan terlahir. Masa depan yang cerah akan terlahir dari tempat ini.

-7  November 2010-

Entry filed under: Peradah. Tags: , , , .

Obama Obambang Kaderisasi Harga Mati

1 Comment Add your own

  • 1. nanangrusmana  |  January 20, 2011 at 6:38 am

    Selamat dan sukses atas kemajuan PERADAH Indonesia.🙂
    Semoga dengan diketuai Pak Komang, semakin membawa kemajuan dalam menciptakan kerukunan antar umat beragama..🙂
    salam siang, Pak Komang Adi….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories

November 2010
M T W T F S S
« Oct   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Blog Stats

  • 21,649 hits

%d bloggers like this: