TERIMA KASIH

May 24, 2010 at 2:23 pm Leave a comment

Desember 2009. Di penghujung tahun ini saya menapaki lembaran baru dalam karir berorganisasi dengan terpilih menjadi Ketua Umum Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia yang dikenal dengan nama Peradah Indonesia. Saya terpilih dalam Mahasabha, rapat tertinggi di organisasi Peradah. Kalau di organisasi lain, istilah Mahasabha lebih akrab dikenal sebagai musyawarah nasional atau kongres.

Mahasabha berlangsung di Medan pada tanggal 11 sampai dengan 14 Desember 2009 di Hotel Asean. Diikuti oleh delegasi Provinsi dan Kabupaten dari seluruh Indonesia. Sungguh tergugah mengetahui semangat dari anggota Peradah yang hadir dari ujung timur Indonesia ke Medan untuk mengikuti kongres.

Dalam Mahasabha Peradah yang ke-8 ini, seluruh peserta menyatakan dukungannya bagi saya  memimpin organisasi pemuda Hindu tingkat nasional ini untuk tiga tahun kedepan. Akhir dari proses pemilihan yang berlangsung secara aklamasi ini merupakan kepercayaan luar biasa yang harus menjadi inspirasi semangat saya dalam memberikan karya karya nyata.

Oktober 2006. Jika dilakukan kilas balik ke belakang, tiga tahun yang lalu saya telah pernah mencoba berkompetisi sebagai ketua umum Peradah. Saat itu usia saya 28 tahun. Usia yang relatif muda untuk maju sebagai ketua umum Peradah. Saya berkompetisi dengan Nyoman Agus yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua Peradah Provinsi Jakarta. Situasi saat itu sangatlah berbeda dengan hari ini.

Banyak penolakan yang saya terima kala itu. Getir dan pahit akhir dari proses ini saya rasakan dalam sepi sendiri. Berbagai tuduhan miring yang terkait dengan integritas membuat rasa jeri akan keyakinan terhadap nilai tulus berkompetisi.  Keinginan untuk memberi diterjemahkan sebagai mengambil. Maksud untuk bekerja disalah sangkakan sebagai curi kesempatan. Semua sangka dan duga negatif ditujukan.

Pun setelah kalah berkompetisi dalam perebutan ketua umum, penolakan sebagai sekretaris jenderal juga harus saya terima yang notabene posisi itu telah ditetapkan dalam rapat formatur. Penolakan demi penolakan beruntun itu begitu meresap menjadi sebuah kekuatan yang mentransformasikan karakter pantang menyerah dan berpikir positif dalam diri.

Hari ini saya ada di Danau Toba bersama teman teman pemuda Hindu se Indonesia. Menikmat keindahan alam yang baru pertama kali terkunjungi setelah 31 tahun saya diberikan nikmat hidup dari sang pencipta. Saya bersyukur kepada Nya atas keberanian untuk kembali berkompetisi. Bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk bekerja bagi komunitas muda di saat saya masih berkatagori usia muda. Bersyukur karena diberikan kesempatan emas untuk bisa memberi arti bagi negeri yang tercinta ini.

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Peradah 2009-2012 MENCARI ORANG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories

May 2010
M T W T F S S
« Nov   Oct »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Blog Stats

  • 21,649 hits

%d bloggers like this: