OKP Papan Nama di KNPI
November 10, 2011 at 4:18 am Leave a comment
Setelah 3 tahun dibayangi oleh dualisme KNPI, akhirnya kongres KNPI 2011 sepakat untuk menuju KNPI satu. KNPI pimpinan Bung Aziz dan Bung Doly telah berhasil melaksanakan satu kongres KNPI.
Tiga tahun Komite Nasional Pemuda Indonesia dibayangi oleh perseturuan antar kubu. Masing masing berusaha memperkuat dukungan basis organisasi. Induknya pecah, pastilah akan diikuti oleh cabang cabang didaerah. Beberapa DPD juga memiliki kepemimpinan ganda. Dualisme di kepemimpinan provinsi inilah yang jadi momok dalam kongres KNPI yang berlangsung tanggal 24-28 Oktober 2011.
Efek perpecahan ternyata tidak menjalar ke organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) sebagai stakeholder utama KNPI. Mereka semua baik baik saja. Mereka ternyata tahan krisis. Malahan, OKP banyak juga yang dapat benefit dari dualisme KNPI. Istilahnya ada bahan olahan. Kekiri ok kekanan juga ok. OKP yang suka mengolah ini diistilahkan sebagai OKP papan nama. Hanya papan nama organisasi saja yang ada, nihil program. Pengurus organisasi orangnya tak pernah ganti. Ciri lainnya dari OKP papan nama adalah stempel dan kop surat selalu ada dalam tas ketua umum.
OKP papan nama yang saat ini telah menjadi mayoritas adalah masalah terbesar KNPI. Dari jumlah OKP yang berhimpun saat ini sebanyak 104 OKP, tidak lebih dari setengahnya berkatagori jelas. Jelas memiliki infrastruktur organisasi , juga terang benderang dalam pengelolaan organisasi.
Dalam kongres KNPI Sahid, OKP papan nama lincah bergerak. Mereka lagi panen raya. Menguras isi kantong para calon ketua umum KNPI. Mulai dari proses pemberian rekomendasi sampai dengan pemilihan semuanya ada tarifya. Parahnya, rekomendasi tidak hanya diberikan kepada satu kandidat, banyak rekomendasi kandidat yang dobel.
Dengan jumlah calon Ketua Umum yang mencapai 11 orang, 1 suara menjadi sangat berarti untuk meloloskan calon ketum ke putaran selanjutnya. Metoda pemilihan satu OKP dan DPD KNPI satu suara, maka ketum OKP dan ketua DPD menjadi sosok penting. Dikejar kejar untuk diminta rekomendasi dan dukungan. OKP Papan nama banyak yang beri rekomendasi dobel dan janji memilih dengan kompensasi. Momen tiga tahunan yang penuh dengan iming iming dan imbalan inilah yang membuat kondusif lahirnya OKP yang tidak jelas.
Kongres KNPI Sahid secara aklamasi akhirnya memilih Taufan EN sebagai Ketua Umum KNPI 2011-2014. Selamat untuk Taufan dan pengurus baru. Selamat bekerja. PR besar sudah menanti di depan mata. Menyatukan KNPI di daerah daerah dan menertibkan OKP Papan Nama.
Entry filed under: Peradah. Tags: KNPI, Kongres KNPI, OKP, Taufan EN.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed