Arti Kehadiran SBY
August 8, 2008
Hari Jumat 1 Agustus 2008, saya mengunjungi kota Kendari untuk kali kedua. Sampai tanggal 3 Agustus akan berlangsung Pesamuan Agung yang dirangkai dengan acara Utsawa Dharma Gita Nasional sampai tanggal 8 Agustus. Pesamuan Agung merupakan rapat tahunan pimpinan organisasi Parisada termasuk para Pendata Hindu yang terhimpun dalam Sabha Pandita. Sedangkan Utsawa Dharma Gita semacam MTQ nya Hindu dengan penekanan pada nyanyian sloka-sloka Hindu.
Kota Kendari terlihat berbenah untuk menyambut acara ini. Mulai dari penyambutan di Airport sepanjang jalan sampai ke penginapan terlihat semarak. Baliho dalam ukuran raksasa juga telah dipasang di titik strategis. Sebagian besar isi Baliho adalah memberi ucapan selamat datang bagi para tamu dari seluruh provinsi serta sambutan bagi kehadiran Bapak Presiden dan Ibu yang rencananya membuka acara.
Kehadiran Presiden sungguh ditunggu-tunggu. Warga Hindu Kendari yang merupakan populasi nomor dua telah siap untuk dikerahkan memadati arena acara pembukaan. Koordinator tim pengerahan masa ditargetkan untuk bisa menghadirkan 10.000 masa. Ditambah lagi 15.000 masa yang dikerahkan dari perangkat pemerintahan mulai tingkat propinsi sampai kelurahan, organisasi kemasyarakatan, profesi serta masyarakat Kendari. Para kontingen dari seluruh provinsi disamping memiliki gairah untuk berlomba juga memendam gairah untuk bertemu Presiden.
Demi mengakomodir kesibukan Presiden, acara pembukaan oleh Presiden yang sebelumnya telah diseting tanggal 26 Juli harus dimundurkan sampai tanggal 4 Agustus. Pelaksanaan Pesamuan Agung Parisada mendahului pada tanggal 1 Agustus. Kepanikan akan kemunduran waktu pelaksanaan ini sempat melanda hampir seluruh kontingen karena mereka telah booking tiket sejak jauh hari. Tentunya agar dapat tiket penerbangan promo. Ada yang berhasil, tapi lebih banyak yang harus kena tambahan biaya. Ditengah dukungan pendanaan yang sangat minim, additional charge yang mereka terima merupakan sebuah pukulan. Dikali dengan jumlah kontingan yang mencapai puluhan, ketua kontingan pastilah harus bekerja ekstra keras untuk menggalang dana tambahan.
Sebelumnya, saat di ruang tunggu keberangkatan pesawat Bandara Soekarno Hatta saya sempat berjumpa dengan Ketua Parisada. Rupanya kita satu pesawat menuju Kendari. Dari beliau saya sebenarnya sudah dapat informasi kalau disinyalir Presiden tidak bisa hadir. Ketika mendarat di Kendari, melihat tebaran Baliho bergambar Bapak SBY dan Ibu Anik dengan untaian ucapan sambutan membuat saya agak miris. Dalam hati berdoa semoga masih ada keajaiban sehingga Presiden hadir. Seorang ketua kontingen dari Kalimantan yang saya ajak ngobrol berkeluh kesah, anak-anak yang dia bawa belum tahu kalau Presiden tidak hadir. Dia sendiri takut menyampaikan dan takut membuat kecewa akan kenyataan bahwa Presiden sudah pasti tidak akan hadir untuk membuka acara.
Kehadiran Presiden sungguh merupakan magnet bagi banyak orang terutama putra-putri daerah. Melihat Presiden merupakan obsesi serta menjadi kebanggaan tersendiri. Bagi Kendari, provinsi yang belum tersentuh direct flight kehadiran Presiden sudah pasti merupakan peristiwa khusus.
Mudah-mudahan masyarakat Kendari tidak kapok memakai momen Utsawa Dharma Gita dan Pesamuan Agung untuk menarik perhatian Nasional, tepatnya perhatian Presiden.
Hari ini, tanggal 08 08 08, saya mendapat kesempatan bertemu dengan Presiden SBY sebagai perwakilan Badan Dharma Dana Nasional Parisada. Presiden mengundang umat Hindu khususnya para panitia program Utsawa Dharma Gita dan Parisada untuk bertatap muka. Presiden ingin menebus momen ketidakhadiran Beliau di Kendari dengan acara tatap muka ini.
Buat saya yang berdomisili di Jakarta, bertemu Presiden mungkin bukan lagi sebuah obsesi paripurna. Tapi bagi mereka yang datang jauh-jauh dari berbagai provinsi di Indonesia dan telah berkumpul di Kendari, menatap langsung wajah Presiden SBY merupakan harapan yang akan dikenang sampai jauh hari.
Entry Filed under: non profit. Tags: Dharma Dana, Kendari, Parisada, Pesamuan Agung, SBY, Utsawa Dharma Gita.
2 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
Wayan Sudane | August 8, 2008 at 3:15 pm
sayang sekali Presiden SBY tak bisa datang. Padahal peserta/ kontingen menanti dengan amat sangat dan berharap bisa menatap pemimpin negaranya. Bahkan UDG pun mengalami pengunduran jadual karena berharap Presiden bisa hadir… Semoga kedepan bisa menjadi pelajaran bagi kita…
2.
tikno | December 21, 2008 at 12:54 pm
yang penting acaranya sukses dengan baik. Mungkin Beliau lagi sibuk.